Page 13 - buku NTT ok2
P. 13

kelompok-kelompok kemasyarakatan (civil society) memberikan
               penekanan berbeda dari keseluruhan aspek literasi. Pemerintah
               menyelenggarakan pembelajaran dan pengajaran literasi di
               sekolah-sekolah  dasar  yang  diatur  secara  sistematis  dalam
               kurikulum pembelajaran. Secara khusus, guru-guru kelas awal
               dilatih dan didukung untuk mengajarkan literasi dasar kepada
               anak.  Gerakan  Literasi  Nasional  (GLN)  dicetuskan  untuk
               memastikan upaya literasi dijalankan dengan lebih masif.
               Dukungan pemerintah juga hadir sampai ke desa melalui dana
               desa dengan pengalokasian khusus untuk mendukung taman
               baca desa.
                   Beberapa LSM juga memberikan penekanan pada literasi
               dasar ini melalui kampanye literasi, pelatihan guru, dan dukungan
               media bacaan dan peralatan literasi. Kelompok-kelompok literasi
               di masyarakat melakukan berbagai gerakan dan kampanye literasi
               melalui berbagai kegiatan membaca dan menulis.
                   Karena itu, penting untuk menelusuri akar persoalan literasi
               dengan serius agar berbagai upaya yang disebutkan di atas tidak
               menjadi upaya parsial yang mubazir karena tidak saling mengisi
               dalam upaya peningkatan literasi masyarakat kita. Ada beberapa
               klaim terhadap persoalan literasi kita yang sebagiannya meliputi
               persoalan akses dan kualitas pengajaran dan pembelajaran. Ini
               merupakan persoalan struktural karena terkait dengan political
               will, program kerja dan implementasi kebijakan dan program dari
               pemerintah dan lembaga-lembaga terkait.

                   Namun, menurut  penulis  untuk mengembangkan budaya
               literasi atau mengakarkan literasi dalam masyarakat, kita perlu
               memberikan perhatian yang lebih besar pada aspek mental dan
               kultural, yakni pada cara kita mengembangkan minat literasi
               (reading interest) pada generasi muda kita. Mengapa? Karena




               Mengakarkan Literasi, Memerdekakan Generasi              5
   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18