Selamat Datang di Sistem Informasi Penerbitan (SiPena)
 

Alih Aksara Lontar Mahapadma’

Mohon maaf, tidak tersedia file e-book
Judul : Alih Aksara Lontar Mahapadma’
Penulis : Ida Bagus Ari Wijaya
Penerbit : Perpusnas Press
ISBN : 978-623-117-008-8
e-ISBN : 978-623-117-009-5
Halaman : 69
Tahun Terbit : 2023
Penyunting :
Tata Letak :
Desain Cover :
Abstrak : Naskah lontar milik Keluarga Bhujangga Waisnawa dari Banjar Palak, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar yang dialihaksarakan dalam tulisan ini yaitu: Mahapadma Ri? Jaba. Naskah lontar Mahapadma Ri? Jaba yang tersimpan di Keluarga Bhujangga Waisnawa di Banjar Palak, Desa Keramas, Kabupaten Gianyar, Bali. Keluarga Bhujangga Waisnawa di Banjar Palak, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar merupakan salah satu pemilik naskah. Keluarga ini menyimpan 40 cakepan lontar. Setelah diklasifikasikan, lontar-lontar koleksi Keluarga Bhujangga Waisnawa di Banjar Palak, Keramas terdiri dari: 7 judul dari genre Wariga, 7 judul dari genre Tutur, 3 judul dari genreU?adha, 6 judul dari genre Kakawin, 3 judul dari genre Geguritan, 2 judul dari genre Kalpasastra, 6 judul dari genre Ka??a, 5 judul dari genre Mantra dan 1 judul Sewalapatra. Naskah Mahapadma Ri? Jaba menggunakan kode Cakepan 4. Naskah lontar milik Ida Bagus Putra Kaimana dari Griya Kawan yang berlamat di Banjar Kebon, Desa Blahbatuh, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar yang dialihaksarakan dalam tulisan ini yaitu: Mahapadma Ri? Bhuwana Agu?. Griya Kawan di Banjar Kebon, Desa Blahbatuh, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali mengoleksi 101 cakepan lontar, terdiri dari 28 cakepan jenis Tutur, 15 cakepan jenis Ka??a, 14 cakepan jenis Wariga, 11 cakepan jenis Geguritan, 10 cakepan jenis Puja, 6 cakepan jenis Kalpasastra, 5 cakepan jenis Kakawin, 4 cakepan jenis U?adha, 3 cakepan jenis Sasana, 2 cakepan jenis Babad serta Parwa, dan 1 cakepan jenis Kidu?. Naskah Mahapadma Ri? Bhuwana Agu? menggunakan kode Cakepan 10. Alih-aksara naskah Mahapadma Ri? Jaba dan Mahapadma Ri? Bhuwana Agu? yang dilakukan saat ini disesuaikan dengan aslinya. Alih-alih melakukan perbaikan, hanya dilakukan penyuntingan seminimal mungkin.